Syaikh Rabi' bin Hadi Al Madkhali
Hafizhahullah mengisahkan pengalaman dakwah beliau di Negeri Sudan,
"Sesampainya saya di Bandara Sudan, saya disambut oleh para pemuda Jama'ah Anshar As Sunnah. Mereka memberi masukan,
"Ya syaikh, bolehkah kami menyampaikan beberapa saran kepada anda?".
"Silahkan" kataku.
Mereka berkata, "Wahai Syaikh, silahkan anda berceramah sekehendak anda dengan (mengutip) firman Allah dan sabda Nabi-NYA, tidak mengapa engkau sebutkan berbagai jenis bid'ah dan kesesatannya, baik kaitannya dengan doa kepada selain Allah, menyembelih,
Nadzar atau
Istighotsah kepada selain-Nya. Namun sebaiknya engkau tidak menyinggung tarekat tertentu atau syaikh fulan! Jangan sampai engkau mengatakan bahwa tarekat
Tijaniyyah atau
Bathiniyyah sesat. Jangan pula kau mencaci tokoh-tokohnya.