Jadwal Kajian Rutin Masjid Umar Bin Khoththob (UBK) Kartasura
Info Kajian Rutin Masjid Umar Bin Khoththob Kartasura (Samping Rumah Sakit Khusus Bedah Karima Utama Surakarta)
Senin :
1. Ba’da Maghrib – Selesai : “Tahsin”, Pemateri : Ustadz Nanang
2. 20.00 WIB – Selesai : “Mukhtashor ‘Ilmish Shorfi wan Nahwi”(LBA Surakarta Kelas kedua), Pemateri : Ustadz Abu Abdirrahman
3. 20.00 WIB – Selesai : “Mukhtarot”, Pemateri : Ustadz Abu Azhar
Cerita Fiksi dan Sandiwara Islami
Oleh : Syaikh DR. Sholih Bin Fawzan Bin Abdullah Al-Fawzan -Rahimahullah-
Akhir-akhir ini masyarakat muslim Indonesia disuguhi dengan menjamurnya berpuluh-puluh bahkn beratus-ratus buku berisi cerita fiksi, cerpen, atau novel berlabel "Islam". Buku buku tersebut kini memadati rk-rak di berbgai toko buku, dijual secara bebas, dikemas dengan cover yang menarik dan fantastis, dn dikonsumsi berbagai kalangan. Baik tua maupun muda, remaja hingga dewasa. Fenomena ini diiringi dengan hadirnya film-film dan sandiwara islami. baik yang diangkat dari buku-buku tersebut, ataupun cerita film rekaan sang sutradara. Pertanyaan demi pertanyaan mengemuka, bagaimana sebenarnya Islam memandang hal ini? Berikut penjelasan Syaikh DR. Sholih Bin Fawzan Bin Abdullah Al Fawzan -Rahimahullah- tentang persoalan tersebut.
Kajian Islamiyyah "Meraih Surga Dengan Akhlaq Mulia" [Ahad, 31 Oktober 2010]
Hadirilah.........!!
Kajian Umum, Kajian Islamiyyah.....
Gratis untuk Umum Muslim dan Muslimah
TEMA : MERAIH SURGA DENGAN AKHLAK MULIA (SEBUAH JALAN MENUJU KEBAHAGIAAN)
PEMATERI : UST. RAHMAT NUR HIDAYAT (STAF PENGAJAR PONPES IHYA ASSUNNAH TASIKMALAYA )
HARI/TGL : AHAD / 31 OKTOBER 2010
WAKTU : 08.00 – DZUHUR
Kajian Umum, Kajian Islamiyyah.....
Gratis untuk Umum Muslim dan Muslimah
TEMA : MERAIH SURGA DENGAN AKHLAK MULIA (SEBUAH JALAN MENUJU KEBAHAGIAAN)
PEMATERI : UST. RAHMAT NUR HIDAYAT (STAF PENGAJAR PONPES IHYA ASSUNNAH TASIKMALAYA )
HARI/TGL : AHAD / 31 OKTOBER 2010
WAKTU : 08.00 – DZUHUR
Kajian Ilmiah "Beginilah Akhlaq Salaf" [Ahad, 21 November 2010]
Hadirilah...!!!
Kajian Ilmiah
Untuk Umum Muslim dan Muslimah
Materi :
Beginilah Akhlaq Salaf
Pembicara : Al Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar As Sidawy (Pimpinan Redaksi Majalah Al Furqon Gresik)
Insya Allah akan diselenggarakan pada :
Hari/Tanggal : Ahad, 21 November 2010
Waktu : 08.30 WIB - Selesai
Tempat : Masjid Al Burhan, Jl. K.H. Ahmad Dahlan Soka, Salatiga (Terminal Lama) , Dekat SMK Muhammadiyah Salatiga.
Kajian Ilmiah
Untuk Umum Muslim dan Muslimah
Materi :
Beginilah Akhlaq Salaf
Pembicara : Al Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar As Sidawy (Pimpinan Redaksi Majalah Al Furqon Gresik)
Insya Allah akan diselenggarakan pada :
Hari/Tanggal : Ahad, 21 November 2010
Waktu : 08.30 WIB - Selesai
Tempat : Masjid Al Burhan, Jl. K.H. Ahmad Dahlan Soka, Salatiga (Terminal Lama) , Dekat SMK Muhammadiyah Salatiga.
Mengapa Harus Bermanhaj Salaf...???
Orang-orang yang hidup pada zaman Nabi adalah generasi terbaik dari umat ini. Mereka telah mendapat pujian langsung dari Allah dan Rasul-Nya sebagai sebaik-baik manusia. Mereka adalah orang-orang yang paling paham agama dan paling baik amalannya sehingga kepada merekalah kita harus merujuk.
Manhaj Salaf, bila ditinjau dari sisi kalimat merupakan gabungan dari dua kata; manhaj dan salaf. Manhaj dalam bahasa Arab sama dengan minhaj, yang bermakna: Sebuah jalan yang terang lagi mudah. (Tafsir Ibnu Katsir 2/63, Al Mu’jamul Wasith 2/957).
Sedangkan salaf, menurut etimologi bahasa Arab bermakna: Siapa saja yang telah mendahuluimu dari nenek moyang dan karib kerabat, yang mereka itu di atasmu dalam hal usia dan keutamaan. (Lisanul Arab, karya Ibnu Mandhur 7/234). Dan dalam terminologi syariat bermakna: Para imam terdahulu yang hidup pada tiga abad pertama Islam, dari para shahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, tabi’in (murid-murid shahabat) dan tabi’ut tabi’in (murid-murid tabi’in). (Lihat Manhajul Imam As Syafi’i fii Itsbatil ‘Aqidah, karya Asy Syaikh Dr. Muhammad bin Abdul Wahhab Al ‘Aqil, 1/55).
Mengapa Kita Harus Menamai Diri Kita Salafy...???
Penulis : Syaikh Nashiruddin Al Albani -rahimahullah-
Mengapa kita memakai nama Salafy ? apakah penamaan itu bukan termasuk ajakan kepada hizbiyah atau thaifiyah (seruan untuk berfanatik kepada kelompok tertentu) ataukah merupakan kelompok baru dalam Islam? Sesungguhnya istilah Salaf sudah dikenal dalam bahasa Arab maupun dalam syariat Islam. Namun yang kita utamakan disini adalah pembahasan nama tersebut dari segi syariat.
Dalam hadits yang shahih disebutkan bahwa ketika Rasulullah salallahu ‘alaihi wa sallam ditimpa penyakit yang menyebabkan kematiannya, beliau berkata kepada Fathimah Radhiallahu anha: “Bertakwalah kepada Allah (wahai Fathimah) dan bersabarlah. Dan aku adalah sebaik-baik salaf (pendahulu) bagimu.”
Dan para ulama pun sangat sering menggunakan istilah salaf sehingga terlalu banyak untuk dihitung. Dan cukuplah salah satu contoh yang biasa mereka gunakan sebagai hujjah untuk memerangi bid’ah: “Segala kebaikan adalah dengan mengikuti jejak Salaf. Dan segala kejelekan ada pada bid’ahnya kaum khalaf. Tetapi ada sebagian orang yang mengaku ulama (ahlul ilmi) menolak penisbatan (penyandaran) diri kepada Salafi ini. Mereka menganggap penisbatan ini tidak ada asalnya sama sekali! Menurut mereka, seorang muslim tidak boleh mengucapkan : “Saya pengikut para Salafus Shalih dalam segala apa yang ada pada mereka baik dalam beraqidah, ibadah maupun berakhlak.”
Tiga Faidah Agung Menjaga Pandangan
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala Semoga sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita, Nabi akhir zaman Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam.
Salah satu ajaran mulia dalam islam adalah menundukkan pandangan bahkan ia diperintahkan Allah ‘azza wa jalla kepada orang-orang yang beriman dari hamba-hambanya, dan ini menunjukkan mulianya apa yang diperintahkan, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman[1], “Hendaklah mereka menundukkan pandanganya, dan menjaga kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS : An Nuur [24] : 30).
Sedikit dan Sesuai Sunnah Lebih Baik Daripada Banyak Tetapi Bid'ah
Oleh : Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Al Halabi Al Atsary
Kata mutiara tersebut tidak hanya terucap dari seorang shahabat, dan diantara yang mengucapkannya ialah Abu Darda’ dan Abdullah bin Mas’ud –Radhiallahu anhuma- seperti yang disebutkan dalam Syarh Ushul I’tiqad Ahlus Sunnah (nomor114 dan 115), Assunnah karya Ibnu Nashr (hal 27-28), Al Ibanah (I/320) karya Ibnu Baththah,dan lain-lain.
Juga terdapat riwayat dari Ubay bin Ka’ab Radhiallahu anhu seperti disebutkan dalam Al Hujjah fi Bayan Al Mahajjah (I/111) dengan redaksi:
Kata mutiara tersebut tidak hanya terucap dari seorang shahabat, dan diantara yang mengucapkannya ialah Abu Darda’ dan Abdullah bin Mas’ud –Radhiallahu anhuma- seperti yang disebutkan dalam Syarh Ushul I’tiqad Ahlus Sunnah (nomor114 dan 115), Assunnah karya Ibnu Nashr (hal 27-28), Al Ibanah (I/320) karya Ibnu Baththah,dan lain-lain.
Juga terdapat riwayat dari Ubay bin Ka’ab Radhiallahu anhu seperti disebutkan dalam Al Hujjah fi Bayan Al Mahajjah (I/111) dengan redaksi:
Kajian Akbar Sehari Bagi Para Pencari Kebenaran (Sragen, 14 November 2010)
Hadirilah.... !!!
Kajian Akbar Sehari
Materi:
Kajian Akbar Sehari
Materi:
- Bingkisan Istimewa Bagi Para Pencari Kebenaran
Pembicara: Ustadz Arifin Ridin, Lc. (Dari Yogyakarta/Lulusan Universitas Islam Madinah, KSA)
(Waktu: Pukul 08.00 s.d. 11.30 WIB)
Kajian Intensif Dua Hari Bersama Alumni Yaman [Sragen, 30-31 Oktober 2010]
Hadirilah !!!
Kajian Intensif Dua Hari Bersama Alumni Markaz Darul Hadits, Ma’rib, Yaman
Materi :
1. “Fiqh, Mengenal Madzab di dalam Islam”
disampaikan oleh Al-Ustadz Abu Kholil Mujahid -hafizhahullah-
2. “Pentingnya Tauhid dan Penyimpangannya”
disampaikan oleh Al-Ustadz Abu Ya’la Hizbul Majid -hafizhahullah-
3. “Adab dan Mu’amalah Dalam Khilaf”
disampaikan oleh Al-Ustadz Abul Abbas Imam Thobroni-hafizhahullah-
Kajian Intensif Dua Hari Bersama Alumni Markaz Darul Hadits, Ma’rib, Yaman
Materi :
1. “Fiqh, Mengenal Madzab di dalam Islam”
disampaikan oleh Al-Ustadz Abu Kholil Mujahid -hafizhahullah-
2. “Pentingnya Tauhid dan Penyimpangannya”
disampaikan oleh Al-Ustadz Abu Ya’la Hizbul Majid -hafizhahullah-
3. “Adab dan Mu’amalah Dalam Khilaf”
disampaikan oleh Al-Ustadz Abul Abbas Imam Thobroni-hafizhahullah-




















